Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts

Penipuan Ilmiah Terbesar Sepanjang Sejarah

Posted by Admin | 12:16 AM
Sebagian orang yang pernah mendengar “teori evolusi” atau “Darwinisme” mungkin beranggapan bahwa konsep-konsep tersebut hanya berkaitan dengan bidang studi biologi dan tidak berpengaruh sedikit pun terhadap kehidupan sehari-hari. Anggapan ini sangat keliru sebab teori ini ternyata lebih dari sekadar konsep biologi. Teori evolusi telah menjadi pondasi sebuah filsafat yang menyesatkan sebagian besar manusia.

Filsafat tersebut adalah “materialisme”, yang mengandung sejumlah pemikiran penuh kepalsuan tentang mengapa dan bagaimana manusia muncul di muka bumi. Materialisme mengajarkan bahwa tidak ada sesuatu pun selain materi dan materi adalah esensi dari segala sesuatu, baik yang hidup maupun tak hidup. Berawal dari pemikiran ini, materialisme mengingkari keberadaan Sang Maha Pencipta. Dapatkan artikel unik lainnya.

Pendapat Darwin
Teori evolusi menyatakan bahwa semua makhluk hidup yang beraneka ragam berasal dari satu nenek moyang yang sama. Menurut teori ini, kemunculan makhluk hidup yang begitu beragam terjadi melalui variasi-variasi kecil dan bertahap dalam rentang waktu yang sangat lama. Teori ini menyatakan bahwa awalnya makhluk hidup bersel satu terbentuk. Selama ratusan juta tahun kemudian, makhluk bersel satu ini berubah menjadi ikan dan hewan invertebrata (tak bertulang belakang) yang hidup di laut. Ikan-ikan ini kemudian diduga muncul ke daratan dan berubah menjadi reptil. Dongeng ini pun terus berlanjut, dan seterusnya sampai pada pernyataan bahwa burung dan mamalia berevolusi dari reptil.

Skenario evolusi juga mengatakan bahwa ikan, yang berevolusi dari invertebrata, di kemudian hari merubah diri mereka sendiri menjadi amfibi yang dapat hidup di darat.

Piltdown Man
Pada tahun 1912, seorang dokter terkenal yang juga ahli paleoantropologi amatir, Charles Dawson, mengklaim telah menemukan tulang rahang dan fragment tengkorak di dalam sebuah lubang di Piltdown, Inggris. Kendatipun gigi dan tengkoraknya terlihat berasal dari manusia, akan tetapi tulang rahang tersebut lebih menyerupai kera. Spesimen ini lalu dinamakan “Manusia Piltdown”. Fosil yang diduga berusia 500 ribu tahun ini dipajang di beberapa museum sebagai bukti kuat terjadinya evolusi manusia.

Pada tahun 1949, Kenneth Oakley dari Departemen Paleontologi British Museum mencoba melakukan “pengujian fluorin”, metode baru yang digunakan untuk menentukan umur fosil-fosil kuno. Setelah pengujian fluorin dilakukan pada fosil manusia Piltdown, hasilnya sungguh mengejutkan. Ternyata tulang rahang manusia Piltdown tidak mengandung fluorin. Ini berarti tulang rahang tersebut terkubur kurang dari beberapa tahun yang lalu. Sedangkan tengkoraknya yang hanya mengandung fluorin dalam kadar rendah menunjukkan bahwa umurnya hanya beberapa ribu tahun.

Pada tahun 1953 silam, J.S.Weiner, K.P.Oakley bersama dengan ilmuwan Inggris lainnya mempublikasikan tesisnya, dan menyatakan bahwa Piltdown Man adalah sebuah kebohongan ilmu pengetahuan.

Setelah skandal ini terbongkar, fosil “Manusia Piltdown” dengan segera disingkirkan dari British Museum setelah lebih dari 40 tahun dipajang.

Kera purbakala dari negeri barat (Nebraska Man)

Di tahun 1922, Henry Fairfield Osborn, manajer American Museum of Natural History, mengumumkan telah menemukan sebuah fosil gigi geraham yang berasal dari periode Pliosin, di Nebraska barat dekat Snake Brook. Gigi ini dinyatakan memiliki ciri gigi manusia dan gigi kera. Fosil yang memunculkan polemik sengit ini diberi “nama ilmiah”: Hesperopithecus haroldcooki.

Di tahun 1927, bagian lain dari kerangkanya diketemukan. Berdasarkan serpihan tulang ini, gigi tersebut ternyata bukan berasal dari kera ataupun manusia, akan tetapi milik spesies babi liar Amerika yang telah punah bernama prosthennops. William Gregory memberi judul artikelnya yang dimuat majalah Science dengan: “Hesperopithecus: Apparently Not An Ape Nor A Man (Hesperopithecus: Ternyata Bukan Kera Ataupun Manusia)”.

Java Man
Java Man dianggap sebagai manusia kera, bukti fundamentalnya hanya ada sepotong tulang kaki, 3 buah gigi dan sebagian tulang tengkorak. Tulang kaki mirip manusia, sedang tulang tengkorak mirip manusia kera. Namun kedua bagian fosil ini ditemukan di tempat yang berjarak kurang lebih 14 m di atas sebuah batuan datar yang sama, dan di lapangan juga terdapat tulang tengkorak manusia yang sebenarnya, namun, kemudian sebagian fakta disembunyikan bertahun-tahun.

Penemu fosil-fosil ini yakni doktor Eugene Dubois, di mana ketika memasuki usia senja mempublikasikan bahwa fosil-fosil ini bukan bekas tulang manusia kera, tapi lebih mirip dengan tulang siamang (genus hylobates) yang besar. Namun pelaku teori evolusi menolak menerima pendapatnya.

Rekayasa Teori Haeckel
Teori Haeckel ini menganggap bahwa embrio hidup mengalami ulangan proses evolusi seperti yang dialami moyang-palsunya. Haeckel berteori bahwa selama perkembangan di dalam rahim ibunya, embrio manusia kali pertama memperlihatkan sifat-sifat seekor ikan, lalu reptil, dan akhirnya manusia.
Inilah fakta-fakta yang diterima luas di dunia ilmiah, dan bahkan telah diterima oleh para evolusionis sendiri. Dua pemimpin neo-Darwinis, George Gaylord Simpson dan W. Beck telah mengakui:

Haeckel keliru menyatakan azas evolusi yang terlibat. Kini telah benar-benar diyakini bahwa ontogeni tidak mengulangi filogeni. Pemalsuan Haeckel bermaksud menunjukkan bahwa embrio-embrio ikan dan manusia mirip satu sama lain.

Pada terbitan 5 September 1997 majalah ilmiah Science, sebuah artikel diterbitkan yang mengungkapkan bahwa gambar-gambar embrio Haeckel adalah karya penipuan. Artikel berjudul “Haeckel’s Embryos: Fraud Rediscovered” (Embrio-embrio Haeckel: Mengungkap Ulang Sebuah Penipuan).

Percobaan Urey Miller
Penelitian yang paling diterima luas tentang asal usul kehidupan adalah percobaan yang dilakukan peneliti Amerika, Stanley Miller, di tahun 1953. (Percobaan ini juga dikenal sebagai “percobaan Urey-Miller” karena sumbangsih pembimbing Miller di University of Chicago, Harold Urey). Percobaan inilah satu-satunya “bukti” milik para evolusionis yang digunakan untuk membuktikan pendapat tentang “evolusi kimiawi”. Mereka mengemukakannya sebagai tahapan awal proses evolusi yang mereka yakini, yang akhirnya memunculkan kehidupan.

Ilmuwan Amerika, J. P. Ferris dan C. T. Chen mengulangi percobaan Miller dengan menggunakan lingkungan atmosfer yang berisi karbon dioksida, hidrogen, nitrogen, dan uap air; dan mereka tidak mampu mendapatkan bahkan satu saja molekul asam amino. (J. P. Ferris, C. T. Chen, “Photochemistry of Methane, Nitrogen, and Water Mixture As a Model for the Atmosphere of the Primitive Earth,” Journal of American Chemical Society, vol. 97:11, 1975, h. 2964.)

Coelacanth tidak mengalami evolusi
Hingga 70 tahun yang lalu, evolusionis mempunyai fosil ikan yang mereka yakini sebagai “nenek moyang hewan-hewan darat”. Ketiadaan fosil bentuk peralihan antara ikan dan amfibi adalah fakta yang juga diakui oleh para evolusionis hingga kini. Namun sampai sekitar 70 tahun yang lalu, fosil ikan yang disebut coelacanth diterima sebagai bentuk peralihan antara ikan dan hewan darat. Evolusionis menyatakan bahwa coelacanth, yang diperkirakan berumur 410 juta tahun, adalah bentuk peralihan yang memiliki paru-paru primitif, otak yang telah berkembang, sistem pencernaan dan peredaran darah yang siap untuk berfungsi di darat, dan bahkan mekanisme berjalan yang primitif. Penafsiran evolusi ini diterima sebagai kebenaran yang tak perlu diperdebatkan lagi di dunia ilmiah hingga akhir tahun 1930-an.

Tanggal 22 Desember 1938, penemuan seekor ikan dari famili coelacanth di samudra Hindia, yang memberikan pukulan hebat bagi para evolusionis.

Akibat ledakan dahsyat pada zaman kambrium

Soal terbesar pada fosil organisme yang ditemukan sekarang adalah kurangnya proses di tengah evolusi organisme, munculnya kehidupan kadang kala terjadi secara tiba-tiba. Dalam catatan fosil sepanjang 3,8 miliar tahun, yang paling membingungkan adalah Cambrian Life’s Explosion atau di sebut Cambrian Life’s Big Bang, (Cambrian Life’s Big Bang, artinya, sebagian besar binatang-binatang muncul secara tiba-tiba bagaikan “ledakan” pada zaman kambrium). Cambrian Life’s Explosion merupakan peristiwa penting dalam sejarah evolusi kehidupan global, jika diadakan penelitian terhadapnya, mungkin akan mengguncang teori evolusi yang konvensional.

Argumen inti dari teori evolusi Darwin adalah : species organisme mengalami variasi atau perubahan rupa secara berangsur-angsur. Namun di masa awal zaman kambrium yang sudah 530 juta tahun hingga sekarang, bentuk eksistensi kehidupan di bumi tiba-tiba mengalami lompatan dari satu ragam menjadi multiragam.

epochtimes.com

Read More..

Bookmark this post with:
 Digg  Digg  Del.icio.us  Technorati  Reddit  YahooMyWeb  SlashDot  Furl  BlinkList  Netscape  Ma.gnolia  Netvouz

Ditemukan Pulau Berusia Jutaan Tahun

Posted by Admin | 12:12 AM


“Pulau Papua mulai terbentuk pada 60 juta tahun yang lalu. Saat itu, pulau ini masih berada di dasar laut yang terbentuk oleh bebatuan sedimen. Pengendapan intensif yang berasal dari benua Australia dalam kurun waktu yang panjang menghasilkan daratan baru yang kini bernama Papua. Saat itu, Papua masih menyatu dengan Australia,” jelas ahli geologi Fransiskus Benediktus Widodo Margotomo saat memaparkan sejarah terbentuknya Pulau Papua.

Keberadaan Pulau Papua saat ini, lanjutnya, tidak bisa dilepaskan dari teori geologi yang menyebutkan bahwa dunia ini hanya memiliki sebuah benua yang bernama Pangea pada 250 juta tahun lalu. Pada kurun waktu 240 juta hingga 65 juta tahun yang lalu, benua Pangea pecah menjadi dua dengan membentuk benua Laurasia dan benua Eurasia, yang menjadi cikal bakal pembentukan benua dan pegunungan yang saat ini ada di seluruh dunia.

Pada kurun waktu itu juga, benua Eurasia yang berada di belahan bumi bagian selatan pecah kembali menjadi benua Gonwana yang di kemudian hari akan menjadi daratan Amerika Selatan, Afrika, India, dan Australia.

“Saat itu, benua Australia dengan benua-benua yang lain dipisahkan oleh lautan. Di lautan bagian utara itulah batuan Pulau Papua mengendap yang menjadi bagian dari Australia akan muncul di kemudian hari,” tambah sarjana geologi jebolan Universitas Pembangunan Nasional, Yogyakarta, pada 1986 ini.

Pengendapan yang sangat intensif dari benua kanguru ini, sambungnya, akhirnya mengangkat sedimen batu ke atas permukaan laut. Tentu saja proses pengangkatan ini berdasarkan skala waktu geologi dengan kecepatan 2,5 km per juta tahun.

Proses ini masih ditambah oleh terjadinya tumbukan lempeng antara lempeng Indo-Pasifik dengan Indo-Australia di dasar laut. Tumbukan lempeng ini menghasilkan busur pulau, yang juga menjadi cikal bakal dari pulau dan pegunungan di Papua.

Akhirnya proses pengangkatan yang terus-menerus akibat sedimentasi dan disertai kejadian tektonik bawah laut, dalam kurun waktu jutaan tahun menghasilkan pegunungan tinggi seperti yang bisa dilihat saat ini.

Bukti bahwa Pulau Papua beserta pegunungan tingginya pernah menjadi bagian dari dasar laut yang dalam dapat dilihat dari fosil yang tertinggal di bebatuan Jayawijaya.
Meski berada di ketinggian 4.800 mdpl, fosil kerang laut, misalnya, dapat dilihat pada batuan gamping dan klastik yang terdapat di Pegunungan Jayawijaya. Karena itu, selain menjadi surganya para pendaki, Pegunungan Jayawijaya juga menjadi surganya para peneliti geologi dunia.

Sementara terpisahnya daratan Australia dengan Papua oleh lautan berawal dari berakhirnya zaman es yang terjadi pada 15.000 tahun yang lalu. Mencairnya es menjadi lautan pada akhirnya memisahkan daratan Papua dengan benua Australia.

“Masih banyak rahasia bebatuan Jayawijaya yang belum tergali. Apalagi, umur Pulau Papua ini masih dikategorikan muda sehingga proses pengangkatan pulau masih terus berlangsung hingga saat ini. Ini juga alasan dari penyebutan Papua New Guinea bagi Pulau Papua, yang artinya adalah sebuah pulau yang masih baru,” tambah peraih gelar master di bidang Economic Geology dari James Cook University, Townswille, Australia ini. Jangan salah pilih baca berita pilihan.

Sementara keberadaan salju yang berada di beberapa puncak Jayawijaya, diyakininya akan berangsur hilang seperti yang dialami Gunung Kilimanjaro di Tanzania. Hilangnya satu-satunya salju yang dimiliki oleh pegunungan di Indonesia itu disebabkan oleh perubahan iklim secara global yang terjadi di daerah tropis.

Magical World

Read More..

Bookmark this post with:
 Digg  Digg  Del.icio.us  Technorati  Reddit  YahooMyWeb  SlashDot  Furl  BlinkList  Netscape  Ma.gnolia  Netvouz

Burj Dubai Gedung Tertinggi Di Dunia

Posted by Admin | 7:53 AM
sketsa Burj Dubai (dvice.com)
sketsa Burj Dubai (dvice.com)

Wah, fantastic dan benar-benar menarik. Slaah satu gedung tertinggi di dunia, Burj Dubai semakin menjulang tinggi. Menurut perusahaan pengembang Emarr, pembangunan gedung ini sudah mencapai ketinggian 688 meter dan terus makin meninggi.

Rencananya, Burj Dubai akan memiliki 160 lantai, pembangunan proyek ini akan selesai pada September 2009. Burj Dubai merupakan salah satu mega proyek yang dibangun oleh Dubai, Uni Emirat Arab. Pembangunan gedung ini dimulai pada 2004, dan pada tahu 2007 gedung ini sudah mengalahkan menara Taipei 101 di Taiwan yang memiliki ketinggian 512 meter.

Burj Dubai juga berhasil megalahkan bangunan tertinggi yang dibuat manusia dengan mengalahkan KVLY-TV di Amerika Serikat. KVLY-TV sendiri memiliki tinggi 629 meter. Hingga saat ini berapa ketinggian akhir dari Burj Dubai masih dirahasiakan. Namun terdengar kabar Burj Dubai akan mencapai ketinggian 900 meter. Ini sekaligus pertama kalinya Timur Tengah berhasil membuat dan memiliki bangunan tertinggi di dunia.

Karena pembangunannya masih terus berlangsung pihak Guiness Book of Records terus menganti hasil ringkasan berapa tinggi Burj Dubai. Karena dapat dipastikan kian hari banguna ini kian bertambah. Jika kita berada di atas ketinggian Burj Dubai maka kita akan disuguhkan oleh indahnya pemandangan Teluk Dubai. Kalau cuaca mengizinkan kita juga bisa mengamati Iran dari ketinggian Burj Dubai.

Jika sudah rampung gedung ini mampu menmpung hingga 35 ribu orang. Di dalam gedung ini juga terdapat fasilitas kolam renang yang paling mewah dan pastinya tertinggi di dunia karena berada di lantai 76. Selama pengerjaannya tak kurang dari 5000 pekerja bangunan berada di setiap sudut gedung. Selama pembangunannya Burj Dubai sudah merenggut 2 nyawa pekerjanya.

Pilar-pilar penompang sudah dirancang dengan efek 'long-wave' untuk menyerap aktivitas gempa di sepanjang garis patahan Iran-Irak. Fondasinya turun 150 kaki (46 m) ke bawah. Sebanyak delapan lantai akan diisi dengan restoran, hotel, ruang gym dan sebuah nightclub. Lantai kesembilan hingga ke-37 akan menjadi 'Armani residences', apartemen mewah yang dirancang dengan gaya tata ruang fesyen Italia.

Tahap Pembangungan Burj Dubai (hawtaction.com)
Tahap Pembangungan Burj Dubai (hawtaction.com)

Ada beberapa lantai lagi untuk hotel sekitar 40 lantai dan mulai lantai 42 hingga ke-108 akan dipenuhi dengan apartemen. Mulai dari lantai ke-112 hingga ke puncaknya akan dipenuhi dengan kantor, dan Emaar masih membuka tawaran untuk siapa saja yang berminat untuk menempati bagian atapnya. Baca berita yang lagi hot disini.

Keunikkan lainnya, di lantai ke-124 akan diisi dengan sejumlah paltform dan terdapat restoran tertinggi di dunia di lantai ke-122. Di situ juga difasilitasi dengan 42-elevator dengan kecepatan 40 mph. Sampai kapan bangunan ini akan selesai? Sejak April, bangunan tertinggi di dunia adalah tiang televisi di North Dakota, AS dengan ketinggian 2.063 kaki(629 m).

Read More..

Bookmark this post with:
 Digg  Digg  Del.icio.us  Technorati  Reddit  YahooMyWeb  SlashDot  Furl  BlinkList  Netscape  Ma.gnolia  Netvouz

Perlu Diketahui: Asal Usul Tradisi Bacang (Hari Peh Cun)

Posted by Admin | 12:52 AM
Menurut penanggalan Imlek, tanggal 19 Juni adalah hari Duan Wu, mungkin kalau di Indonesia lebih dikenal sebagai hari Peh Cun yang terkenal akan Bacang-nya. Menurut tradisi orang Tionghoa, Peh Cun termasuk salah satu dari tiga hari besar orang Tionghoa selain hari raya Imlek dan hari raya Tiong Jiu (kue bulan).

Walaupun perayaan ini sudah berlangsung, tidak ada salahnya kita mengenal lebih dekat tentang makna dan latar belakang hari besar budaya Tiongkok ini.

Duan 「端」adalah singkatan dari Kai Duan「開端」 yang bermakna awal Chu「初」, orang zaman dulu menyebut tanggal 1 sebagai Chu Yi 「初一」, maka tanggal 5 sebagai sinonimnya: Duan Wu 「端五」. Orang kuno juga biasa menyebut 5 / Wu seba gai siang hari Wu Ri 「午日」, maka dari itu bulan 5 tanggal 5 juga dinamakan Duan Wu 「端午」.

Mengenang Qu Yuan

Kebiasaan adat istiadat yang berkaitan dengan hari Duan Wu tidak sedikit, mengenai asal usulnya terdapat tidak hanya 1 dongeng saja, umumnya diperkirakan hari Duan Wu berawal dari peringatan Qu Yuan (baca: chu yuen) hingga tersebar luas. Konon pada masa Zhan Guo (Negara Saling Berperang, tahun 403 – 221 SM), Raja Chu Huai menolak prakarsa Qu Yuan untuk berkoalisi dengan Negara Qi dan berperang melawan Qin, namun diperdayai oleh Zhang Yi ke Negara Qin, ia dipaksa merelakan wilayah berikut kota-kotanya. Raja Qu Huai selain merasa dipermalukan juga terhina, menjadi risau hatinya dan tak lama terserang penyakit dan mangkat di Negara Qin.

Qu Yuan

Qu Yuan yang setia lagi-lagi mengusulkan secara tertulis kepada sang pengganti: Raja Qing Xiang, dengan harapan beliau bisa menjauhi para pejabat pengkhianat, akan tetapi Raja Qing Xiang selain tidak bisa menampung aspirasi tulus Qu Yuan, malah membuangnya. Negara Qin melihat peluang sudah matang dan dengan segara mengirimkan bala tentara, dalam waktu singkat maka Negara Qu telah kehilangan sebagian besar teritorialnya, rakyatnya dibantai. Qu Yuan yang masih setia, menyaksikan semuanya ini, hatinya bagaikan teriris, dalam kesedihan yang amat sangat maka pada tahun 278 SM, kalender Imlek tanggal 5 bulan 5, dia bunuh diri dengan menceburkan dirinya ke Sungai Mi Luo.

Para nelayan mendengar berita tersebut menggunakan perahu berusaha meng entas jenazah Qu Yuan namun gagal, maka akhirnya mereka berbondong-bondong menceburkan makanan ke dalam sungai, dengan harapan agar para ikan, udang dan kepiting sesudah makan kenyang tidak sampai mengganggu jenazah Qu Yuan. Dongeng tersebut secara cerdik dan pas dikaitkan dengan tradisi makan kue Bacang, lomba perahu naga dan lain sebagainya dengan meloncatnya Qu Yuan ke dalam sungai.

Hari Raya Naga

Cendekiawan patriot terkenal, Tuan Wen Yiduo di dalam tesisnya “Kajian Duan Wu” berpendapat: Suku bangsa kuno Yue menjadikan naga sebagai totem mereka, kala itu karena orang-orang merasa terancam kekuatan alam, beranggapan suatu makhluk memiliki kekuatan alami supranatural, oleh karena itu menganggap makhluk-makhluk tersebut adalah leluhur dan dewa pelindung seluruh suku mereka, yang di zaman kini disebut se bagai “Totem Naga”.

Maka mereka menato makhluk berupa naga pada tubuhnya dan di atas peralatan sehari-harinya, agar memperoleh perlindungan dari Totem Naga, demi menunjukkan bahwasanya mereka berstatus “anak naga”, mengokohkan hak dilindungi bagi dirinya sendiri. Mereka tidak saja bertradisi memotong rambut dan menato tubuh, bahkan pada setiap tanggal 5 bulan 5 kalender Imlek, mengadakan sebuah persembahan besar Totem Naga. Di antaranya terdapat permainanyang mirip dengan perlombaan pada dewasa ini, itulah asal usul tradisi lomba naga ketika dimulai.

Namun lomba perahu naga bukan hanya adat istiadat orang Yue, tapi suku bangsa lainnya juga memiliki kebiasaan itu, di dalam penemuan benda-benda kuno zaman Zhan Guo dapat terlihat sedikit kecenderungan tersebut, waktu terselenggaranya lomba perahu naga juga sama.

Kebiasaan hari Duan Wu

Berdasarkan catatan sejarah, jauh pada zaman Qun Chiu (Tahun 722 – 481 S.M.), menggunakan daun untuk membungkus beras dijadikan berbentuk tanduk sapi juga ada yang menggunakan tabung bambu diisi beras ditutup rapat dan dipanggang sampai matang, disebut “Bacang Tabung”. Ini boleh dibilang adalah cikal bakal kue Bacang.

Pada bulan 5 (kalender Imlek), saat musim panas memakan kue pendingin tubuh terbuat dari beras, yang dibungkus dengan daun dan dimasak sampai matang, aroma wanginya terasa unik, sesudah menyantapnya bisa menetralisir panas-dalam dan menurunkan sifat api dalam tubuh, terasa nyaman bagi pencernaan, sungguh suatu makanan yang sesuai dengan musimnya. Pada saat itu, orang-orang berganti busana musim kemarau dan mengutamakan yang serba ringan dan sejuk. Dilihat dari tradisi berpakaian dan makananya, hari Duan Wu dianggap ada hubungan yang akrab dengan tibanya musim kemarau, tentu ada benarnya juga.• Semuanya informasi untuk anda.

Read More..

Bookmark this post with:
 Digg  Digg  Del.icio.us  Technorati  Reddit  YahooMyWeb  SlashDot  Furl  BlinkList  Netscape  Ma.gnolia  Netvouz

Potret Generasi Muda China Saat Ini

Posted by Admin | 12:54 AM
Umumnya kita tidak begitu mengetahui betul keadaan di RRC (Republik Rakyat Cina) dewasa ini, khususnya yang bertalian dengan pemudahnya. Yang kita baca dalam koran ialah betapa kemajuan ekonomi RRC meningkat hebat dalam beberapa dasawarsa belakangan.

Nanti dalam bulan Agustus bila diadakan Olympiade di Beijing tentu bakal banyak datang informasi dari negeri yang diperintah olah pimpinan Partai Komunis Tiongkok sejak tahun 198 dengan meninggatnya Chiang Kai Sek ke Taiwan dan masuknya pemimpin komunis Mao Tso Tung ke Kota Peking.

Matthew Forney mantan wartawan majalah Amerika ’Time’ yang bertugas di Beijing sedang menulis sebuah buku mengenai hidup di China. Bulan April yang lalu dia menulis dari Beijing mengenai pemuda RRC yang loyal alias setia kepada pemerintah dan berpegang kepada sem-boyang ’lebih cepat, lebih tinggi, lebih kaya’.

Generasi muda yang berpendidikan, hampir tanpa kecuali, merasa bangga sekali atas prestasi negeri mereka dalam waktu tiga dasawarsa sejak dimulainya penuh ter-hadap pemerintah RRC, istimewa dalam soal Tibet. Sebabya ialah sistim pendidikan yang bisa dengan tepat dilukiskan China oleh kekuasaan-kekuasaan asing dalam abad ke 19 seakan-akan hal itu terjadi baru kemarin, namun melangkahi sepintas lalu cerita tentang Revolusi Kebudayaan yang dilancarkan oleh Mao tahun 1960an dan 1970an seolah-olah terjadinya zaman dulu dan diperlakukan sebagai sejarah kuno.

Para mahasiswa belajar hitungan persis bahwa Kewtua Mao punya pemerintahan tirani adalah ’30 persen keliru’. Setelah itu acara itu ditutup. Pemberontakan di Tibet akhir 1950an dan invasi Cina yang memadamkannya dibincangkan hanya cukup lama untuk menyalahkan ’klik Dalai Lama’, sebuah penanaman merendahkan terhadap lingkaran penasehat-penasehat sekitar pemimpin rohani Tibet yaitu Dalai Lama.

Pengalaman hidup yang mungkin membantu mem-peroleh cara pandang di luar lingkungan pemerintah tidaklah dimiliki oleh orang-orang muda Cina. Kaum muda di kota-kota belajar keras.

Kerja sukarela, olahraga, kelomok-kelompok debat, keterampilan musik dan aktivitas ekstra kurikulum lain tidak dihitung untuk bisa diterima di sekolah tinggi, maka peserta-peserta di situ sedikit sekali. Dan kontrol terhadap masyarakat oleh pemerintah RRC berarti tidak banyak ada kelompok yang dijalankan oleh bukan negara tempat pemuda bisa bergabung.

Tamatan-tamatan college China belum lama berselang adalah suatu kelompok. Dan mengapa tidak ? Sebab ekonomi telah bertumbuh dengan tingkat laju dua angka selama yang diingat oleh generasi muda. Mereka yang berbicara bahasa Inggris dijamin dapat pekerjaan bagus.

Keluarga mereka mempunyai rumah kediaman. Mereka sendiri segera akan memiliki rumah dan mungkin juga mobil. Tilpon seluler (HP) , tiada masalah. Maka tak heran Pusat Riset Peo di Washington menggambarkan orang-orang China pada tahun 2005 sebagai ’Pemimpin-pemimpin dunia dalam optimisme’.

Mengenai penindasan politik, sedikit sekali orang-orang muda Cina mengalaminya. Kebanyakan berusia terlalu muda untuk ingat pembantaian dilapagan Tiananmen pada tahun 1989.

Dan mungkin tiada seoarng pun yang menceritakan kepada mereka kisah kejadian itu. RRC tidak berasa sebagai suatu negara polisi. Dan orang-orang yang menderita ketidakadilan cenderung adalah golongan miskin, begitu generasi muda membacanya.

Yaitu orang-orang yang kehilangan rumah kediaman karena dicaplok oleh developer yang terkait dengan pemerintah tanpa mem-peroleh ganti rugi yang adil atau orang-orang yang panennya gagal ketika pabrik-pabrik yang didukung oleh negara telah mencemarkan (polusi) ladang-ladang mereka.

Orang-orang muda China berpindidikan karena itu adalah kelomok terbesar yang menarik manfaat dari kebijakan-kebijakan yang membawa kepada China lebih banyak perdamaian dan kemakmuran dibandingkan dengan kurunzaman mana pun dalam seribu tahun silam.

Generasi muda China tidak dapat membayangkan mengapa orang-orang Tibet mau menolak peningkatan penghasilan mereka dan janji masadepan yang akan lebih makmur. Hilangnya tanah tumpah darah tidaklah dianggap cukup sebagai suatu keprihatinan yang sah.

Dari 29 orang intelektual suku China yang bulan Maret 2008 mendatangani sebuah petisi yang dipublikasikan secara luas, yang mendesak pemerintah RRC memperlihatkan pengendalian diri dalam menumpas perlawanan rakyat Tibet, tiada seorang pun yang berusia di bawah 30 tahun.

Tentu, nasioanlisme orang-orang muda China mungkin melunak dengan berjalannya waktu. Seraya mereka memasuki angkatan kerja dan mengalami korupsi dan inefisiensi negeri mereka, mereka sering bertumbuh menjadi lebih kritis.

Akan tetapi kecuali jika ada perubahan-perubahan besar dalam sistim pendidikan China atau ekonominya, maka orang-orang dunia Barat tidak bakal menemukan sekutu-sekutu dikalangan mayoritas luas orang muda China mengenai isu-isu utama seperti masalah Tibet, Darfur di Afrika, dan lingkungan untuk beberapa waktu lamanya. Jangan lupa baca juga artikel hot disini.

Jika perdebatan mengenai Tibet mengubah pertandingan Olympiade di Beijing bulan Agustus nanti menjadi permainan Hak-hak Kemanusiaan (Human Rights Game), maka orang-orang Barat yang membeli karcis menonton permainan Olimpiade dan mengharapkan orang-orang muda China marah kepada pemerintah mereka. ser/ki

Read More..

Bookmark this post with:
 Digg  Digg  Del.icio.us  Technorati  Reddit  YahooMyWeb  SlashDot  Furl  BlinkList  Netscape  Ma.gnolia  Netvouz

Vegetarian Sebuah Solusi Pemanasan Global

Posted by Admin | 1:00 AM

(logger.com)

Pemanasan global akibat emisi karbondioksida mempunyai dampak serius terhadap kelangsungan hidup manusia. Berbagai pihak pun berpikir keras mencari pemecahannya. Siapa sangka, salah satunya adalah dengan menjalani diet vegetarian!

Ketua Panel Antar Pemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC), Dr. Pachuari mengatakan bahwa manusia harus melakukan tindakan sesegera mungkin untuk menghadapi dampak perubahan iklim. Ia pun mengungkapkan cara menghentikan perubahan iklim, yaitu berhenti makan daging dan beralih ke gaya hidup yang lebih hijau.

“Jangan makan daging, naiklah sepeda, dan jadilah konsumen yang hemat. Dengan begitu, Anda bisa membantu mengerem pemanasan global,” ujar Pachuari dalam konferensi IPCC, di Paris, Jumat (18/4).

Sebenarnya banyak cara yang bisa diaplikasikan untuk mengurangi emisi karbondioksida, seperti mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, menggunakan energi terbarukan seperti energi surya atau angin, mengurangi dan mendaur ulang barang-barang keperluan sehari-hari.

Juga mengendarai mobil berbahan bakar efisien atau menggunakan energi alternatif, serta menggunakan alat-alat elektronik yang hemat energi. Namun diet vegetarian diklaim cara yang paling efektif menghentikan pemanasan global.

Apa sebabnya? Laporan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada 2006 tentang peternakan dan lingkungan mengungkapkan bahwa hampir 20% emisi karbon berasal dari peternakan.

Jumlah itu melampaui jumlah emisi gabungan dari semua kendaraan di dunia. Ini berarti, sektor peternakan adalah satu dari dua atau tiga penyumbang terbesar bagi krisis lingkungan yang paling serius dalam setiap skala, mulai dari lokal hingga global.

Industri ternak menjadi penyebab utama pengrusakan lingkungan dan emisi gas rumah kaca karena menghasilkan gas karbondioksida terbesar. Sekaligus menjadi satu-satunya sumber emisi gas metana dan nitro oksida terbesar dengan 9% racun karbon dioksida, 65% nitrooksida, dan 37% gas metana.

Adapun metana menghasilkan gas rumah kaca 20 kali lebih besar dan nitrooksida 296 kali lebih banyak jauh di atas karbondioksida. Peternakan juga menimbulkan 64% amonia yang dihasilkan karena campur tangan manusia sehingga mengakibatkan hujan asam.

Peternakan juga dituding menjadi penyebab utama dari kerusakan tanah dan polusi air. Saat ini peternakan menggunakan 30% lahan dari permukaan tanah di bumi. Selain itu juga menurunkan mutu tanah ladang pakan ternak, yaitu sekitar 20%, karena pemeliharaan ternak yang berlebihan, pemadatan, dan erosi.

Peternakan juga bertanggung jawab atas konsumsi dan polusi air yang sangat banyak. Di AS, sekitar 85% air irigasi dari sumber air bersih digunakan untuk menanam pakan ternak setiap tahunnya. Selain limbah biologi berlebihan bagi ekosistem yang dihasikan ternak.

Industri ternak juga memerlukan banyak energi untuk mengubah ternak menjadi daging siap konsumsi. Untuk memproduksi satu kilogram daging, misalnya, dihasilkan emisi karbon dioksida 36,4 kilo. Sementara bila dilihat dari bahan bakar yang digunakan, untuk mendapatkan 1 kalori protein kacang kedelai, memerlukan 2 kalori bahan bakar fosil dan 3 kalori bahan bakar untuk memperoleh 1 kalori jagung dan gandum. Jauh berbeda dengan 1 kalori protein daging sapi yang membutuhkan 54 kalori energi minyak tanah.

Dengan menggabungkan biaya energi, konsumsi air, penggunaan lahan, polusi lingkungan, kerusakan ekosistem, tidaklah mengherankan jika satu orang berdiet daging dapat memberi makan 15 orang berdiet tumbuh-tumbuhan atau lebih.

Penelitian dari Departemen Sains Geofisika Universitas Chicago tahun 2007, membuktikan adanya hubungan antara produksi makanan dan masalah lingkungan.

Peneliti Gidon Eshel dan Pamela Martin mengukur jumlah gas rumah kaca yang disebabkan oleh daging merah, ikan, unggas, susu, dan telur, serta membandingkannya dengan seorang yang berdiet sayuran.

Hasilnya, jika diet standar Amerika beralih ke diet tumbuh-tumbuhan, maka dapat mencegah satu setengah ton emisi gas rumah kaca ekstra per orang per tahun. Ini sama saja dengan beralih dari sedan standar Toyota Camry ke Toyota Prius hibrida yang dapat menghemat sekitar 1 ton emisi CO2.

Penganut vegetarian sebenarnya mempunyai beberapa kategori, yaitu lacto vegetarian yang masih mengonsumsi susu, selain bahan makanan nabati, ovo vegetarian yang masih makan telur dan lacto-ovo vegetarian yang masih mengasup telur dan susu.

Sementara diet vegetarian yang dimaksud untuk mengerem emisi global adalah vegan, yaitu tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan sama sekali.

Penganut vegetarian mempunyai kadar Low Density Lipoprotein (LDL) rendah sehingga risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, obesitas, dan diabetes pun lebih kecil dibanding mereka yang biasa makan daging. Jadi, selain jauh dari risiko penyakit, emisi karbon dapat berkurang, bukan? [E1/I4]Jangan salah pilih baca berita pilihan.

Read More..

Bookmark this post with:
 Digg  Digg  Del.icio.us  Technorati  Reddit  YahooMyWeb  SlashDot  Furl  BlinkList  Netscape  Ma.gnolia  Netvouz

Dunia Raksasa Bawah Laut Antartika Ditemukan

Posted by Admin | 1:14 AM
Wellington:Tim ilmuwan yang melaksanakan survei komprehensif di perairan Antartika wilayah Selandia Baru menemukan kerajaan biota laut. Beberapa spesies menarik menghiasinya, termasuk ubur-ubur dengan tentakel hamping sepanjang 4 meter dan bintang laut raksasa yang diameternya hampir 1 meter.

"Ekspedisi 3.200 kilometer di Laut Ross ternyata sangat mengesankan, karena kami menemukan beberapa spesies baru," kata Chris Jones dari Badan Atmosfer dan Kelautan Amerika Serikat. Banyak ilmuwan kelautan yang nyaris gila karena gembira.

Temuan-temuan itu, kata Jones, tetap harus dipelajari oleh para ahli biologi kelautan untuk memastikan apakah benar baru. Meski begitu, survei merupakan metode paling komprehensif yang pernah dilakukan di Laut Ross. Selama ini, beberapa penelitian kecil memang telah dilakukan di sana dan tidak mengungkap hasil yang mengejutkan.

Dari survei terbaru, ilmuwan kelautan dari Institut Perairan Selandia Baru, Stu Hanchet, mencontohkan penemuan lainnya berupa bakung laut atau crinoid yang memanjang ratusan meter di dasar perairan dangkal Laut Ross. "Kami belum pernah melihat hamparan crinoid yang begitu besar di belahan dunia lain," katanya. "Beberapa spesies sea lilies yang ada juga tampak asing," dia menambahkan.

Banyak spesies raksasa, mulai bakung laut, ubur-ubur, sampai bintang laut sebesar nampan pizza, diduga disebabkan oleh dinginnya suhu, langkanya predator, dan tingginya kadar oksigen. Total sekitar 30 ribu spesimen berkumpul, yang ratusan di antaranya ada kemungkinan spesies baru.Jangan lupa baca juga artikel hot disini.

Hanchet menjelaskan survei digelar sebagai bagian dari program Tahun Kutub Internasional yang melibatkan 23 negara untuk bekerja sama dalam survei kehidupan laut dan habitatnya di Antartika. Program selama 50 hari penuh ini diharapkan mampu menentukan efek pemanasan global terhadap kutub di selatan Bumi itu.

AMAL IHSAN | LIVESCIENCE

Read More..

Bookmark this post with:
 Digg  Digg  Del.icio.us  Technorati  Reddit  YahooMyWeb  SlashDot  Furl  BlinkList  Netscape  Ma.gnolia  Netvouz

Informasi Anda

Artikel Unik